
Pare, Kediri — Institut Agama Islam Hasanuddin (IAIH) Pare kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui pelaksanaan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Malaysia. Program ini merupakan bentuk penguatan kerja sama antara Institut Agama Islam Hasanuddin Pare dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Malaysia dalam bidang pendidikan, pengabdian masyarakat, dan diplomasi budaya.
Kegiatan KKN Internasional ini dilaksanakan mulai tanggal 23 Mei sampai 19 Juni 2026 dengan melibatkan empat mahasiswa dan satu dosen pendamping lapangan. Program tersebut menjadi langkah strategis kampus dalam memberikan pengalaman global kepada mahasiswa sekaligus memperkenalkan nilai-nilai moderasi, pendidikan Islam, dan budaya Indonesia di lingkungan internasional.

Adapun dosen pendamping dan mahasiswa peserta KKN Internasional Malaysia 2026 adalah sebagai berikut:
- Dr. Inchinia Angger Rowin, S.Fil.I., M.Pd.I — Dosen Pendamping Lapangan
- Ummu Fadila Dzihana Visa
- Mohammad Iklil
- Kurnia Ayu Wardani
- Idris
Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan akademik, sosial, komunikasi lintas budaya, serta memperluas wawasan internasional dalam praktik pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan kelembagaan antara IAI Hasanuddin Pare dengan berbagai pihak di Malaysia.
Pihak kampus menyampaikan bahwa program KKN Internasional merupakan bagian dari upaya mendukung internasionalisasi perguruan tinggi dan peningkatan kualitas lulusan yang adaptif terhadap perkembangan global. Dengan adanya kerja sama bersama KBRI Malaysia, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk belajar secara langsung mengenai dinamika sosial masyarakat Indonesia di luar negeri sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai duta akademik dan budaya bangsa.
Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperluas kolaborasi internasional IAI Hasanuddin Pare di masa mendatang, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian masyarakat.