
Pare, 07 Desember 2025 — Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Syariah dan Ushuluddin Institut Agama Islam Hasanuddin Pare menggelar seminar ilmiah bertajuk “Kajian Tematik fi Surah dan Penulisan Karya Ilmiah” pada Minggu, 07 Desember 2025 bertempat di Aula Kampus 1 IAI Hasanuddin Pare.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dan dihadiri oleh mahasiswa Prodi IAT serta peserta umum, karena acara ini bersifat terbuka untuk umum.
Narasumber dan Materi Kajian

Seminar menghadirkan tiga narasumber:
-
Gus M. Dzannurain Aldivano, S.Hum
Dzurriyah Hadratusyakh KH. Hasyim Asy’ari -
M. Zamroji, M.Ag
Pengasuh PP Hidayatul Mubtadi’in Kaloran Nganjuk & Kaprodi IAT IAI Hasanuddin - M. Ulil Abshor, S.Th.I., M.A
Dosen Prodi IAT IAI Hasanuddin Pare
Ketiganya memberikan paparan mendalam tentang metodologi tafsir tematik dalam kajian surat-surat Al-Qur’an serta urgensi penulisan ilmiah berbasis sumber otoritatif.
Kajiannya berfokus pada:
-
Pendekatan tematik dalam tafsir Al-Qur’an
-
Relevansi pesan Al-Qur’an dalam konteks kehidupan modern
-
Teknik penulisan karya ilmiah berbasis kajian tafsir
-
Prinsip ilmiah, etika akademik, dan anti plagiarisme
Antusiasme Peserta dan Manfaat Kegiatan
Peserta menunjukkan antusiasme tinggi melalui sesi dialog, tanya jawab, dan diskusi akademik yang interaktif. Tidak hanya mempelajari aspek ilmiah penafsiran, peserta juga dibekali keterampilan teknis penulisan ilmiah untuk kebutuhan akademik, terutama dalam penyusunan tugas akhir.
Tujuan Kegiatan
Seminar ini diselenggarakan sebagai bentuk penguatan akademik bagi mahasiswa agar:
-
Mampu memahami metode tematik dalam tafsir Al-Qur’an
-
Terampil dalam menuliskan hasil kajian keagamaan secara ilmiah
-
Siap menghasilkan karya tulis akademik yang sahih dan berkualitas
Kegiatan ini juga menjadi sarana peningkatan literasi ilmiah dan penguatan tradisi ilmiah dalam studi Al-Qur’an.
Penutup
Melalui seminar ini, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir IAI Hasanuddin Pare menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani yang cerdas akademik, mumpuni dalam metodologi ilmiah, serta berakhlak ilmiah dalam penulisan dan kajian keilmuan.
Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa dalam meningkatkan kualitas keilmuan Al-Qur’an dan kompetensi akademik.