
Lamong, 30 November 2025 — Demi memperkuat literasi agroekologi serta mendorong kemandirian petani di era modern, Dewan Eksekutif Mahasiswa IAI Hasanuddin Pare melalui Kabinet Agora Harmonia menyelenggarakan Pelatihan Pendidikan Agroekologi yang diperuntukkan bagi masyarakat umum, mahasiswa, dan pegiat pertanian. Kegiatan berlangsung pada Minggu, 30 November 2025 bertempat di Aula MI Miftahul Huda Lamong, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Mengusung tema “Membangun Kedaulatan Pasar Petani: Sinergi Multi Pihak untuk Memutus Rantai Ketimpangan dan Meningkatkan Profitabilitas Petani”, pelatihan ini menghadirkan narasumber dari berbagai sektor strategis, yakni:
-
DPRD Kabupaten Kediri
-
Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri
-
Dewan Pengurus Pusat Serikat Petani Indonesia (SPI)
Diskusi panel dipandu oleh Nur Hadi Zaini, S.Pd.I, alumni IAIH sekaligus praktisi yang aktif dalam isu-isu pemberdayaan petani.
Mengurai Akar Masalah dan Memahami Realitas Dunia Pertanian
Peserta diajak memahami kondisi aktual yang dihadapi petani, termasuk ketimpangan rantai distribusi, minimnya nilai tawar, dan dinamika pasar yang kerap merugikan produsen. Melalui materi dari DPRD, Dinas Pertanian, dan SPI, peserta memperoleh insight mengenai:
- Akar permasalahan struktural petani
- Pentingnya kolaborasi multi pihak dalam menciptakan pasar yang adil
- Konsep kedaulatan pangan dan perlindungan petani
- Strategi meningkatkan profitabilitas melalui pendekatan agroekologi
Keterlibatan lintas lembaga pemerintah dan organisasi masyarakat memberikan gambaran nyata bahwa pembangunan sektor pertanian hanya dapat terwujud melalui sinergi bersama.

Ilmu Praktis untuk Proyek Sosial & Pengembangan Karir
Pelatihan ini tidak hanya memberikan teori, tetapi juga membuka peluang bagi peserta untuk mengembangkan:
- Proyek sosial berbasis pemberdayaan petani
- Riset akademik terkait agroekologi, ketahanan pangan, dan rantai pasok
- Inovasi startup agribisnis yang mengusung prinsip keberlanjutan dan keadilan
Dengan demikian, peserta tidak hanya pulang dengan wawasan baru, tetapi juga bekal untuk kontribusi nyata di lapangan.
Mindset Baru dan Jejaring untuk Masa Depan
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh:
- Mindset baru tentang bisnis pertanian yang adil dan berkelanjuta
- Kemampuan analisis sosial-ekonomi yang berguna untuk kuliah, riset, maupun kerja lapangan
- Koneksi profesional dengan lembaga pemerintah, organisasi petani, dan sesama pegiat agroekologi
Pelatihan ini menjadi langkah konkret DEMA IAI Hasanuddin Pare dalam mendukung gerakan pertanian berkeadilan serta mempersiapkan generasi muda yang kritis dan solutif terhadap persoalan ketahanan pangan nasional.